Adrien Rabiot

Sepakat Vinicius, Rabiot Kritik Rumput Stadion Final Piala Dunia 2026

Adhi Prasetya - detikSport
East Rutherford -

Gelandang Timnas Prancis Adrien Rabiot turut mengkritik kualitas rumput New York New Jersey Stadium. Padahal venue itu nantinya juga akan menjadi lokasi final Piala Dunia 2026.

MetLife Stadium, yang berubah nama menjadi New York New Jersey Stadium selama Piala Dunia 2026, menjadi lokasi laga perdana Prancis saat menekuk Senegal 3-1 pada Rabu (17/6). Stadion itu adalah kandang dua tim American Football, New York Giants dan New York Jets.

Sebanyak delapan laga akan digelar di sana selama Piala Dunia 2026, dengan Prancis vs Senegal menjadi yang kedua. Sebelumnya ada Brasil vs Maroko yang berakhir imbang 1-1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun untuk ukuran stadion yang akan menggelar final Piala Dunia, New York New Jersey Stadium dinilai tak memenuhi standar kelayakan. "Lapangannya... saya bahkan tidak tahu apakah bisa disebut lapangan. Rasanya lebih seperti rumput artifisial - cukup keras dan cukup kaku," kata Rabiot, dikutip BBC.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, penyerang Brasil Vinicius Junior juga mengeluhkan hal senada. "Di babak kedua, dengan cuaca panas, lapangan mengering dengan sangat cepat. Laga menjadi sangat lambat dan kami tidak bisa menemukan ritme permainan kami," kata Vinicius.

Untuk pertandingan American Football, New York New Jersey Stadium memang menggunakan rumput artifisial. Namun untuk Piala Dunia 2026, ada rumput temporer yang dipasang, meski tampaknya belum memuaskan.

Stadion tersebut memang memiliki reputasi buruk karena rumput artifisial itu, yang telah banyak mengakibatkan atlet NFL mengalami cedera parah. Bahkan sampai ada istilah 'kutukan Metlife'.

Simak juga Video Jokowi Cek Pasukan: Rumput Stadion GBK Tak Boleh Rusak


(adp/raw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Komentar

Terkait

Juara Bola Dunia 2026