Bertanding di bawah tekanan ribuan fans Skotlandia di Hampden Park, Glasgow, Minggu (18/11/2007) dinihari WIB, Italia hanya mengandalkan striker Luca Toni di lini depan.
Italia langsung menggebrak. Tak percuma karena pada menit kedua Italia berhasil unggul. Toni mencetak gol pembuka memanfaatkan umpan silang mendatar dari Antonio Di Natale. Tendangan keras penyerang Bayern Munich itu tak mampu dihadang kiper Craig Gordon. 1-0 bagi tim tamu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di menit ke-13 Toni berpeluang memperlebar keunggulan Italia. Tembakan keras kaki kirinya dimentahkan Gordon keluar lapangan.
Selang 18 menit berikutnya Italia sebenarnya mampu mencetak gol kedua melalui Di Natale. Akan tetapi gol tersebut dianulir wasit Manuel Mejuto Gonzalez karena Di Natale dianggap sudah offside.
Semenit jelang turun minum The Tartan Army hampir menyamakan kedudukan. Sundulan bek David Weir menyambut sebuah sepak pojok berhasil menaklukkan kiper Gianluigi Buffon. Bola muntahan pun masih bisa diusir dari mulut gawang oleh Andrea Pirlo.
Memasuki babak kedua tuan rumah masih terlihat bernafsu untuk menyamakan kedudukan. Mereka menyadari peluang mereka akan tertutup bila kalah malam ini.
Di menit ke-64, Skotlandia mencetak gol balasan. Tendangan bebas di luar kotak penalti yang dieksekusi James McFadden menciptakan prahara di kotak penalti Italia. Bola yang tidak sempurna dikuasai Buffon disambar oleh Barry Ferguson untuk membuat kedudukan sama kuat 1-1.
Saat pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, Italia akhirnya mencetak gol kemenangan di menit terakhir melalui kepala Christian Panucci. Sundulan bek veteran itu merobek gawang Gordon untuk kali kedua setelah menerima umpan Pirlo dari tendangan bebas.
Gli Azzurri bahkan berkesempatan menambah gol jika saja tendangan Giorgio Chiellini tidak ditip keluar oleh Gordon semenit kemudian. Laga pun berakhir dengan skor tetap 2-1 untuk kemenangan tim tamu.
Dengan tiga poin dari Glasgow, Italia meraih 26 angka dari 11 pertandingan. Skotlandia yang sudah merampungkan 12 laga hanya mengumpulkan 24 poin dan dipastikan gagal lolos. Posisi Prancis yang mengoleksi 25 poin dari 11 pertandingan pun ikut menjadi aman dan lolos ke putaran final Euro 2008.
Susunan pemain:
Skotlandia: Gordon; Hutton, Weir, McManus, Naysmith; Hartley; Brown (Miller 74), Fletcher, Ferguson, McCulloch; McFadden.
Italia: Buffon; Panucci, Cannavaro, Barzagli, Zambrotta; Pirlo; Camoranesi (Chiellini 83'), Gattuso (De Rossi 86'), Ambrosini, Di Natale (Iaquinta 66'); Toni.Β Foto: Kiper Craig Gordon (Skotlandia) bersedih. Di latar belakang, pemain Italia bergembira merayakan kelolosan (AFP/Andrew Yates) (arp/a2s)











































