Inggris hanya butuh hasil seri melawan Kroasia pada pertandingan terakhir di Wembley hari Rabu (21/11/2007) lusa. Hal tersebut terjadi setelah Rusia kalah dramatis dari Israel akhir pekan lalu, yang membuat peluang "Beruang Merah" berpindah ke skuad "Tiga Singa".
Banyak yang menduga Kroasia takkan bermain serius mengingat mereka telah dipastikan mengantongi tiket ke Austria-Swiss. Namun salah seorang pemainnya, Niko Kranjcar, membantah kemungkinan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Kranjcar, Inggris memang tangguh. Ia bahkan mengaku heran tim besutan Steve McClaren mampu bertahan walaupun sebagian pemain mereka punya agenda padat di Liga Champions dan Liga Inggris pekan demi pekan.
"Mereka memang punya kualitas untuk lolos babak kualifikasi, tapi saya pikir tidak akan semudah itu," tukasnya seperti dikutip BBC.
Untuk meyakinkan fans Rusia, pelatih Slaven Bilic mengamini tekad Kranjcar. Ia menyatakan Kroasia tidak turun ke lapangan tanpa keinginan menang.
"Satu poin di Wembley selalu merupakan hasil yang bagus. Tapi Anda pun tak boleh bermain untuk mencari satu poin. Kami akan melakukan semuanya untuk mewakili negara kami dalam cara yang paling baik."
"Ini pertandingan besar. Adalah mimpi setiap pemain bisa bermain di Wembley. Kami akan menyuguhkan permainan kami yang seperti biasa," tukas Bilic.
(a2s/din)











































