Rusia betul-betul membutuhkan keajaiban bila ingin berpartisipasi di Austria-Swiss tahun depan. Meladeni Andorra di laga terakhir Grup E, Kamis (22/11/2007) dinihari WIB, skuad "Beruang Merah" wajib menang. Selain itu, Hiddink juga harus berdoa kuat-kuat agar Kroasia mampu mengatasi Inggris di Wembley.
Hiddink mengakui bahwa peluang timnya sungguh berat. Pelatih berkebangsaan Belanda itu pun rela bila Inggris akhirnya lolos ke Euro 2008. "Saya tidak anti Inggris. Jika mereka mampu berada di dua besar, maka mereka memang layak berada di sana," ucap Hiddink seperti dikutip Sportinglife, Rabu (21/11).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan 1-2 dari Israel akhir pekan lalu memang pantas dirutuki meneer Hiddink. Cara kekalahan mereka pun menyakitkan: kebobolan di menit terakhir. Meski begitu, eks pelatih Korea Selatan itu menolak memadamkan api harapan anak-anak asuhnya, sekecil apapun itu.
"Masih ada harapan bagi kami. Kroasia kalah di Makedonia. Kebanggan dalam diri mereka akan membuat Kroasia tak mau kalah dua kali," ujar Hiddink lagi.
Gantungan asa Hiddink kini memang terletak di tangan Kroasia. "Kroasia punya pengalaman dari beberapa Piala Dunia. Mereka akan memberikan yang terbaik dan takkan bermain dengan santai," tutup Hiddink beretorika.Β (arp/key)










































