Dengan kapasitas sekitar 90 ribu kursi --setelah tuntas direnovasi-- Wembley atau "Wembley Baru" diklaim situs resminya sebagai stadion sepakbola terbesar di dunia yang seluruh kursinya terpayungi atap stadion.
Berkat itu, hujan yang sempat turun di awal laga Inggris kontra Kroasia, Kamis (22/11/2007), tentu tidak bakal mengurangi kenyamanan sekitar 88.091 penonton yang hadir di Wembley, di mana umumnya adalah fans tuan rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua, harapan pendukung tuan rumah kembali timbul usai timnya sukses memperkecil ketinggalan jadi 1-2 berkat gol penalti Frank Lampard. Gol penyeimbang dari Peter Crouch semakin menebalkan harapan lolos ke Swiss-Austria, menemani Kroasia yang saat itu sedang dihadapi.
Akan tetapi Kroasia sepertinya "tidak rela" ditemani Inggris sehingga Mladen Petric pun menjebol gawang Inggris ketika pertandingan bersisa 13 menit. Di stadion kebanggaannya sendiri, Inggris pun bertekuk lutut usai memeragakan sepakbola yang tidak mengesankan. McClaren dan para punggawanya pun bukannya tidak sadar akan hal tersebut.
"Anda seharusnya melihat ruang ganti, kami kecewa sudah mengecewakan banyak orang. Penjelasan untuk nanti. (Karena) Sangatlah sulit merefleksikannya usai kekecewaan mendalam, kalah dalam laga seperti ini di depan fans kami dan di hadapan negara ini," sesal McClaren.
(krs/a2s)











































