"Tak ada yang berpikir kalau McClaren adalah seorang jenius. Dia memang berkompeten tapi tidak memiliki visi."
Sepenggal kalimat tersebut termuat di salah satu artikel terbitan Daily Telegraph menyusul kekalahan 2-3 yang dialami Inggris atas Kroasia yang juga memupus harapan The Three Lions ke Euro 2008. Dalam tulisan yang berjudul "Steve McClaren Tak Bisa Berdalih" itu, Telegraph menuntut pertanggungjawaban McClaren dengan memintanya turun dari jabatan pelatih Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inilah kegagagalan pertama Inggris melaju ke turnamen bergengsi setelah Piala Dunia 1994. Kegagalan yang terasa sulit diterima mengingat Steve McClaren memiliki sepasukan singa yang seharusnya lebih ganas dibanding si "Beruang Merah" atau Kroasia yang baru merdeka 16 tahun lalu.
Makin terasa lebih miris adalah fakta bahwa pertandingan dinihari tadi adalah kesempatan kedua Inggris untuk lolos setelah akhir pekan lalu peluang mereka dibuka oleh Israel yang mengalahkan Rusia. Tapi kesempatan kedua tersebut plus bertanding di depan pendukungnya sendiri ternyata juga banyak membantu.
Salah satu "koran kuning" di Inggris, TheSun malah berani menyebut kalau McClaren sudah resmi dipecat beberapa jam setelah pertandingan. "FA akan mengesahkan keputusan yang dibuat dalam rapat darurat pagi ini setelah matinya mimpi untuk melangkah ke Euro 2008 menyusul kekalahan memalukan atas Kroasia," begitu tulis mereka, Rabu Kamis (22/11/2007).
Sementara Guardian menyuguhkan tulisan dengan judul Hopeless, Hapless, Helpless untuk tim Inggris yang mereka sebut tak tertolong dan berpengharapan lagi. The Three Lions pun mereka sebut layak dikasihiani menyusul kegagalan pertama lolos ke Piala Eopa sejak 1984. (din/key)











































