Hasil undian yang dikocok di Durban, Afsel, Minggu (25/11/2007) menempatkan Belanda dalam Grup 9 bersama dengan Skotlandia, Norwegia, Macedonia, dan Islandia.
"Saya menilai itu hasil undian yang menarik," reaksi Marco van Basten dalam website Koninklijke Nederlandse Voetbalbond (KNVB) atau Persatuan Sepakbola Nasional Belanda malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Islandia juga tidak dapat dipandang remeh. Menurut Van Basten, tim negara ini telah membuktikan diri mampu menahan imbang tim kuat Spanyol (1-1).
Bagi Van Basten pertarungan menghadapi Islandia nanti juga memiliki makna tersendiri. "Duel terakhir Oranje melawan Islandia (7/9/1983, menang 3-0), merupakan duel debut saya. Dalam hal ini Islandia merupakan lawan yang spesial," ujarnya.
Sementara tentang Macedonia, Van Basten juga punya bicara. Macedonia adalah musuh lama yang sudah tidak asing lagi bagi Belanda. Dalam duel menuju PD2006 di Jerman, mereka menahan imbang Belanda, baik dalam duel tandang maupun kandang.
"Meskipun demikian saya cukup melihat perspektif. Apalagi jika grup Belanda dibandingkan dengan grup lainnya," ucap mantan striker yang mengalami polesan Rinus Michels itu.
Pendek kata heer Van Basten tampak merasa puas atas hasil undian itu. "Di masa lalu kami sering jumpa tim dari Eropa Timur. Sekarang tidak. Kami akan menghadapi lawan-lawan dengan visi sepakbola yang berbeda, yakni sepakbola yang lebih klasik," pungkasnya.
(es/es)











































