Turnamen Britania Tanpa Inggris

Turnamen Britania Tanpa Inggris

- Sepakbola
Selasa, 27 Nov 2007 06:04 WIB
Turnamen Britania Tanpa Inggris
London - Demi melipur lara karena tak lolos Euro 2008, PM Inggris Gordon Brown mengusulkan agar Turnamen Home Nation kembali dihelat. Setelah dipastikan bakal digelar, Inggris justru tak masuk daftar peserta.

Inggris, Wales, Irlandia Utara dan Skotlandia harus memupus harapan lolos ke Euro 2008 setelah tak mampu berada di posisi dua besar masing-masing grup di Kualifikasi Euro 2008. Alhasil keempatnya cuma bisa jadi penonton saat negara tetangganya di Eropa bertarung menjadi yang terbaik di Austria-Swiss tahun depan.

Dengan tujuan mencari hiburan atas kegagalan tersebut, pekan lalu Perdana Menteri Gordon Brown mengusulkan agar turnamen Home Nation kembali digelar. Ajang kompetisi berformat turnamen khusus negara Britania itu terakhir digelar tahun 1984 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usulan itu ternyata mendapat tanggapan positif dari beberapa negara tersebut, turnamen pun akan digelar mulai tahun 2009 mendatang. Namun nama Inggris yang menjadi penggagas turnamen tersebut justru tak masuk daftar peserta.

Dikutip dari Asosiasi Sepakbola Irlandia, seperti diberitakan Yahoosport, Selasa (27/11/2007), Irlandia Utara, Wales dan Skotlandia "mengajak" Republik Irlandia sebagai pengganti Inggris yang disinyalir tak tertarik bergabung dengan turnamen tersebut. Keempatnya malah sudah mencapai kesepakatan prinsipil untuk menggelar turnamen tersebut dengan format liga.

"Turnamen pertama akan digelar tahun 2009 dengan pertandingan tandang dan kandang dirotasi dari satu turnamen ke turnamen lainnya dan setiap tim bertanding tiga kali dalam satu turnamen. Kesepakatan komersial dan jadwal pertandingan kini sedang dalam tahap penyelesaian," demikian pernyataan resmi Federasi Sepakbola Irlandia.

Setelah 100 tahun rutin digelar, turnamen khusus negara-negara Britania terpaksa dihentikan tahun 1984 dengan beberapa alasan. Ketegangan di Irlandia Utara, kelakuan buruk fans dan jadwal yang kacau serta Inggris yang merasa tak menemukan lawan sebanding menjadi alasan penghentian turnamen. (din/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads