Budaya Playstation Rusak Sepakbola Inggris

Budaya Playstation Rusak Sepakbola Inggris

- Sepakbola
Selasa, 27 Nov 2007 06:51 WIB
Budaya Playstation Rusak Sepakbola Inggris
London - Meski memiliki kompetisi elit dan sederet pemain bintang, tim nasional Inggris gagal melangkah ke putaran final Euro 2008. Jika Playstation dibuang, niscaya Inggris akan memiliki tim pemenang.

Adalah kiper Robert Green yang memiliki argumen tersebut. Kiper West Ham yang sudah membukukan satu caps buat The Three Lions itu menilai bahwa para pesepakbola muda Inggris bakal lebih fokus ke lapangan jika tidak terganggu oleh berbagai permainan elektronik.

"Kami akan memiliki tim terbaik jika kami bisa memasuki rumah semua orang dan membuang seluruh Playstation, XBox dan video game," ketus Green dilansir The Sun, Selasa (27/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Green menambahkan kalau Inggris memiliki para pemain hebat yang berasal dari liga terbaik di dunia. Namun kumpulan individu mengilap itu justru melempem di kancah internasional. "Melihat Liga Primer bagaikan melihat F1, itu begitu cepat. Lalu Anda melihat laga internasional dan rasanya seperti menyaksikan permainan catur."

Pemain yang kini berusia 27 tahun tersebut lantas mencoba membandingkan kebiasaan para pemuda di negaranya dengan negara-negara lain yang memiliki tim sepakbola tangguh.

"Negara lain seperti Argentina dan Brasil sepertinya membawa pemain kelas dunia di mana umumnya (hanya ada pilihan) sepakbola atau tidak sama sekali. Berkebalikan dengan kita yang hidup di negara di mana kami punya pilihan dan mungkin keinginan untuk melakukannya, kebutuhan untuk melarikan diri dari situasi Anda sendiri, itu tidak begitu jelas," tandas Green.

(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads