Kelulusan itu ditandai dengan lolosnya Sevilla ke babak 16 besar Liga Champions musim ini, yang mana merupakan kali pertama Los Rojiblancos tampil di turnamen terelit di level klub Eropa.
Yang tak kalah istimewa, kepastikan lolosnya Freddi Kanoute dkk itu tercapai dengan menundukkan salah satu tim favorit Arsenal dengan skor 3-1, Rabu (28/11/2007) dinihari WIB . Ini berarti Sevilla menjadi tim pertama di dunia yang mampu mengalahkan The Gunners di musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Statistik Jimenez bersama timnya memang belum mentereng alias masih naik-turun. Total dari delapan kali pertandingan mereka menang empat kali, seri sekali, dan kalah tiga kali.
Namun yang boleh membanggakan adalah Jimenez mampu mengalahkan tim-tim kuat seperti Valencia, Real Madrid, dan Arsenal.
"Citra yang kami tunjukkan hari ini sama dengan yang pernah kami berikan sebelumnya : Adalah Sevilla yang hebat yang mampu mengalahkan Real Madrid, Valencia, Steaua Bucharest, dan sekarang Arsenal," tukasnya dalam situs resmi SevillaFC.es.
"Kami hanya berharap kami bisa menampilkan sikap dan keinginan menang seperti ini lagi di liga (domestik) dengan lebih pantas, ketika kami bertemu tim-tim yang bagus."
Di luar kompetisi Eropa, performa Sevilla di La Liga memang masih inkonsiten. Kendati mampu menekuk El Che dan El Real, tapi mereka kalah dari Atletico Madrid, Villarreal, dan terakhir Real Mallorca akhir pekan lalu.
Akibatnya Sevilla belum beranjak dari papan tengah di klasemen sementara. Mereka masih menduduki peringkat ke-10 dengan nilai 15 dari 12 pertandingan. Namun Jimenez sudah menemukan formula untuk dipakai pasukannya agar sukses di Eropa tertular pula di Liga Spanyol.
"Kuncinya adalah membayangkan apa yang akan terjadi. Bayangkanlah sesuatu, dan Anda akan cenderung mendekatinya, lalu mendapatkannya. Begitulah cara untuk menang," tukas Jimenez tentang filosofinya itu.
(a2s/a2s)











































