Pertemuan kedua kubu di Anfield, Kamis (29/11/2007) dinihari WIB nanti memiliki arti maha penting bagi Reina dkk. Mereka wajib menang agar peluang mereka untuk lolos dari penyisihan grup A Liga Champions tetap hidup.
Konflik Benitez vs Hicks-Gillet (duet pemilik Liverpool asal AS) adalah hal terakhir yang dibutuhkan Liverpool menghadapi partai hidup-mati kali ini. Toh, Reina mengaku rekan-rekannya tak memedulikan perseteruan internal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil partai melawan Porto bisa jadi penentuan nasib Benitez di Liverpool. Reina pun kemudian menegaskan dukungannya bagi manajer asal Spanyol itu. "Dia cukup sukses menangani kami di empat tahun terakhir. Para pemain dan fans bersama Rafa," tandasnya.
Liverpool hanya sanggup meraih satu angka saat bermain di kandang Porto. Hasil serupa tentu bukanlah yang diharapkan oleh The Anfield Gank. "Kami ingin bertahan di Liga Champions selama mungkin. Maka jelas, kami butuh tiga poin. Hal itu akan membuat partai melawan Marseille (di matchday 6) jadi seperti final," tambah mantan kiper Villareal itu.
Tekad Reina dkk untuk lolos sangat terbantu dengan kemenangan 8-0 atas Besiktas tiga pekan lalu. Tapi bagi Reina, kemenangan itu bagai kemenangan-kemenangan lain. "Kami harus terus menang dan tak menghiraukan apa yang kami dapat di masa lalu. Kami tahu, kemenangan akan membantu kami lolos," tutupnya.Β (arp/key)











































