Di Piala Asia 2007, Al Qahtani dan Mahmoud sama-sama tampil mengesankan dalam memimpin Arab Saudi dan Irak melaju ke partai puncak yang berlangsung di Jakarta pada 29 Juli lalu. Bersama Naohiro Tahara, Al Qahtani dan Mahmoud juga menjadi topskorer turnamen dengan empat gol.
Kalau kemudian Mahmoud menjadi MVP Piala Asia, kini giliran Al Qahtani mengungguli rivalnya itu untuk meraih penghargaan Pemain Terbaik AFC Tahun 2007. Sementara tempat ketiga diduduki rekan satu tim Mahmoud di Irak, Nashat Akram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Irak menyabet penghargaan Tim Nasional Tahun Ini berkat kesuksesannya menjadi jawara Piala Asia 2007 dengan menundukkan Arab Saudi 1-0 di partai puncak. Wasit Mark Shield asal Australia yang memimpin pertandingan puncak tersebut juga didapuk menjadi Wasit Tahun Ini versi AFC.
Mantan Presiden UEFA, Lennart Johansson, juga kebagian jatah penghargaan dari AFC. Johansson dianugerahi AFC Diamond of Asia karena kontribusinya dalam pengembangan sepakbola Asia ketika masih menjadi orang nomor satu di Asosiasi Sepakbola Eropa, antara tahun 1990 sampai 2007.
"Saya kaget menerima penghargaan ini dan di saat yang sama juga merasa bersyukur dan sangat tersentuh. Saya dulu melihat potensi besar di Asia dan kami, konfederasi sepakbola di zona lain, akan mendapat kesulitan berhadapan dengan Asia semasa saya menjabat di UEFA. Dan saat itu dugaan saya tepat. Sepakbola Asia sudah berkembang di banyak aspek," ujar Johansson.Β (krs/din)











































