Dari keluarga hingga pelatihnya di AC Milan, Carlo Ancelotti, menyatakan turut berbahagia atas kesuksesannya bintang berusia 25 tahun itu. Bahkan Ancelotti mengatakan Kaka layak mendapatkannya karena ia bukan hanya pemain yang bagus tetapi juga figur yang baik.
Keluarga Kaka yang hadir dalam acara penganugerahan tersebut ikut berkomentar. "Sangat emosional bagi saya melihat kakak saya mendapatkan penghargaan tersebut dan menjadi yang terbaik. Saya sangat bangga kepadanya," tutur sang adik, Digao, seperti dikutip AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaka lahir dengan nama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite di Brasilia, 22 April 1982.
Tahun 2001 ia mencetak 12 gol dalam 27 pertandingannya bersama Sao Paulo sehingga membuatnya dipanggil masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2002. Kaka yang waktu itu baru berusia 20 tahun hanya dimainkan sebanyak 18 menit.
Tahun 2003 ia hijrah ke Italia untuk memperkuat AC Milan dan melakukan debutnya pada tanggal 1 September ketika Rossoneri mengalahkan Ancona 2-0.
Pada tahun 2006 ia memperpanjang kontraknya dengan AC Milan yang membuatnya akan tetap berada di Italia hingga 2011, meski Real Madrid mengumumkan tertarik untuk menggaetnya. Ia juga menjadi bagian dari timnas Brasil di Piala Dunia 2006 meski akhirnya mereka kandas ditangan Prancis pada perempatfinal.
Pada akhir musim 2006/2007 ia membawa AC Milan memenangi tropi Liga Champion-nya yang ketujuh sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak dengan 10 gol, serta menjadi pemain terbaik turnamen tersebut.
Dalam karir internasionalnya Kak telah mengemas 19 gol dalam 54 pertandingan. Sedangkan bersama AC Milan ia telah mencetak 46 gol dari 140 kali berlaga.
Tahun 2007, selain dinominasikan dalam Ballon d'Or (yang telah dimenanginya) Kaka juga dinominasikan dalam Pemain terbaik dunia 2007 versi FIFPro, serta menjadi salah satu nominator Pemain Terbaik FIFA, yang pengumumannya dijadwalkan 17 Desember. (a2s/a2s)











































