Karena Xavi Sejalan dengan Visi Bermain Belanda

Karena Xavi Sejalan dengan Visi Bermain Belanda

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 13 Agu 2026 11:20 WIB
Soccer Football - LaLiga - Atletico Madrid v FC Barcelona - Metropolitano, Madrid, Spain - March 17, 2024 FC Barcelona coach Xavi before the match REUTERS/Isabel Infantes
Xavi Hernandez diangkat sebagai pelatih timnas Belanda (Foto: REUTERS/Isabel Infantes)
Jakarta -

Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Belanda. Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) menilai Xavi punya visi permainan yang cocok dengan De Oranje.

Belanda mengumumkan pengangkatan Xavi sebagai pelatih timnas pada Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Pelatih asal Spanyol itu diikat dengan kontrak empat tahun.

Xavi menggantikan Ronald Koeman yang mundur usai gagal di Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk dkk. dapat hasil mengecewakan setelah tersingkir di babak 32 besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diangkat sebagai pelatih timnas Belanda, Xavi kembali ke pinggir lapangan setelah dua tahun lalu diberhentikan Barcelona. Pelatih berusia 46 tahun itu akan memimpin De Oranje di Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

ADVERTISEMENT

Direktur Teknik KNVB Nigel De Jong mengungkap alasan Belanda memilih Xavi. Selain berpengalaman, Xavi juga dinilai sejalan dengan visi permainan Belanda.

"Setiap siklus baru mengharuskan kami untuk meninjau kembali ke mana kami akan melangkah, apa yang kami butuhkan untuk sampai ke sana dan pelatih mana yang cocok. Xavi berpengalaman dan memenangi segalanya sebagai pemain, termasuk Piala Dunia, beberapa kali juara liga dan Liga Champions," ujar De Jong di situs resmi KNVB.

"Sebagai pelatih, dia ditempa selama bertahun-tahun bekerja dengan pelatih-pelatih top yang punya visi sepakbola yang selaras dengan cara timnas Belanda ingin bermain: mengambil inisiatif, memainkan sepakbola yang dominan dan atraktif, dikombinasikan dengan fleksibilitas yang dibutuhkan di sepakbola modern di level tertinggi."

"Xavi percaya kepada prinsip-prinsip dasar ini dan sudah menerapkannya dan menjadikannya bagian dari dirinya sendiri. Semua itu dipadukan dengan kepribadiannya dan caranya terhubung dengan pemain dan mengeluarkan potensi terbaik dari tim, membuatnya jadi pilihan tepat untuk tahun-tahun yang akan datang," katanya.



(nds/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads