Sebuah program tayangan di televisi mengajukan tuduhan kalau Pizarro bersama beberapa rekannya di timnas Peru terlibat dalam sebuah pesta seks seraya mabuk-mabukan semalam suntuk.
Pesta mengumbar syahwat itu disebutkan berlangsung antara tanggal 18 November dan 21 November di sebuah hotel mewah, Las Inkas. Sebagai catatan, dalam periode tersebut La Rojiblanca tengah bertarung dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia, dengan bermain 1-1 lawan Brasil (18 November) dan kalah 1-5 dari Ekuador (21 November).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buat mereka yang terlibat, ini akan jadi kali terakhir mereka mengenakan kostum timnas jika nanti tuduhan itu terbukti. Saya akan meminta laporan dari kepala keamanan timnas untuk menyelidiki apakah komentar Jaime Bayly benar adanya," tegas Presiden Komisi Seleksi Timnas Asosiasi Sepakbola Peru, Juvenal Silva, dilansir The Sun, Rabu (5/12/2007).
"Lebih baik segera menyelidikinya sehingga jika tuduhan itu ternyata hanya sekadar kebohongan, maka pemain bisa tenang. Kami juga akan meminta Manajer Tim Jose del Solar untuk membuat laporan tertulis mengenai apa yang terjadi usai partai melawan Brasil. Saya sangat khawatir mengenai komentar ini (tuduhan pesta seks) karena mereka menyebutkan nama. Atas dasar itulah kami akan menyelidiki para pemain ada di lantai mana saja ketika berada di hotel tersebut," tandas Silva.
Kalau timnas Peru sudah kalang kabut, Chelsea yang jadi klub tempat Pizarro bernaung masih adem ayem dan enggan mengeluarkan komentar karena menilai itu merupakan urusan internal timnas Peru.
(krs/a2s)











































