Akhir pekan lalu UEFA mengumumkan sedang bekerjasama dengan interpol dalam menyelidiki beberapa pertandingan yang terindikasi aktivitas perjudian ilegal yang mengarah kepada skandal pengaturan skor.
Dari sejumlah partai yang dicurigai, laga antara Liverpool kontra Besiktas yang berlangsung pada awal bulan November lalu dikabarkan menjadi salah satunya. Dalam pertandingan itu Besiktas kalah telak 8-0 setelah hanya tertinggal dua gol di saat jeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, This is London melansir adanya dugaan yang berkembang di Jerman bahwa para pemain Besiktas, yang gajinya kalah jauh dari para pemain Liverpool, memang telah dibidik oleh sindikat judi Asia.
Saat ini UEFA sedang menyelidiki 15 laga yang digelar dalam Liga Champions, Piala UEFA dan Piala Intertoto, yang diduga sudah diatur skornya. Meski begitu belum ada konfirmasi kalau partai Liverpool versus Besiktas adalah salah satunya.
"Pada tahap ini saya belum bisa mengonfirmasi atau menyangkal laporan itu. Dalam kasus seperti ini harus ada kerahasiaan sampai batas tertentu karena nanti sumber informasi kami malah bisa jadi kering," ujar Direktur Komunikasi UEFA, William Gaillard, dikutip Guardian, Rabu (5/12/2007).
The Sun menambahkan bahwa Kubu Liverpool sudah menyatakan kalau UEFA sama sekali belum melakukan kontak dengan klub Merseyside tersebut. (krs/a2s)











































