Sebagai kapten Skotlandia, Ferguson tentu merasakan sakitnya kegagalan lolos ke Euro. "Sungguh sebuah kekecewaan besar tidak bisa ke Austria-Swiss," ujar sang gelandang kepada UEFA.
Pekan lalu, rekan (sekaligus rival) sekota Rangers, Glasgow Celtic, sudah memastikan diri melaju ke fase knockout. Lolosnya Rangers tentu akan menyempurnakan pencapaian klub-klub negeri para Highlander tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi Lyon di Ibrox Park, Kamis (13/12/2007) dinihari WIB, Ranger hanya perlu satu angka untuk lolos dari Grup E. Tapi Ferguson menolak untuk lengah. "Kami tahu ini akan jadi tugas yang sulit. Tapi saya yakin rekan-rekan akan siap," imbuh pemain yang pernah mencicipi Liga Inggris bersama Blackburn Rovers itu.
Mengenai Lyon, Ferguson menilai Juninho Pernambucano adalah pemain paling berbahaya di kubu lawan. "Dia pemain hebat dan dia mengancam dari bola-bola mati. Kami harus hati-hati dan tidak boleh membuat pelanggaran," Ferguson melanjutkan.
Ferguson berharap dukungan suporter di Ibrox bisa menjadi pemain ke-12 Gers--julukan Rangers. "Tidak ada atmosfer yang lebih baik ketimbang Ibrox di saat pertandingan Eropa. Tekanan ada pada Lyon. Kami berharap bisa menang," pungkas Ferguson percaya diri.
(arp/krs)










































