Don Fabio berpendapat bahwa beban yang dipikul sebagai anggota timnas Inggris terlalu berat. "Bagaimana mungkin pemain sekaliber (David) Beckham dan (Michael) Owen tampil begitu berbeda ketika di timnas? Ini jelas bahwa memakai baju timnas memiliki beban tersendiri bagi para juara itu," ujarnya, seperti dilansir Eurosport.
Mantan pelatih Real Madrid ini juga berpendapat bahwa masalah sebenarnya bukanlah pada taktik maupun teknik tapi lebih pada faktor psikologis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemikiran tersebut didasari karena ia percaya bahwa Inggris memiliki pemain-pemain kelas wahid. "Kami para manajer bertanya-tanya, bagaimana bisa mereka tak lolos kualifikasi dengan pemain yang mereka miliki? Mereka seperti timnas Spanyol yang juga banyak memiliki pemain bagus namun minim prestasi," pungkasnya.
Capello dikenal sebagai figur yang keras pada anak didiknya. Ia misalnya berhasil menjinakkan pemain bandel seperti Antonio Cassano di AS Roma. Terbukti talentanya keluar dan meraih sukses bersama Giallorossi.
Keduanya lalu bertemu lagi di Real Madrid, tapi kali itu Capello menunjukkan dirinya lebih berkuasa. Cassano pun dipinggirkan sampai kemudian karirnya di Spanyol mati, dan kini kembali ke Italia bersama Sampdoria.
Nah, jika Capello jadi dipekerjakan FA, timnas Inggris tampaknya akan mendapat seorang pelatih yang juga merangkap psikolog.
(a2s/arp)











































