FIFA Perhatikan Masalah Kondisi Bertanding

FIFA Perhatikan Masalah Kondisi Bertanding

- Sepakbola
Sabtu, 15 Des 2007 22:40 WIB
FIFA Perhatikan Masalah Kondisi Bertanding
Tokyo - FIFA makin memperhatikan kesehatan pemain dalam bertanding. Selain kondisi geografis lokasi pertandingan, waktu kickoff pun akan diatur, tidak dalam cuaca sangat terik.

Dalam pertemuan komite eksekutif FIFA di Tokyo, Jepang, Sabtu (15/12/2007), diputuskan bahwa semua pertandingan yang berlangsung pada ketinggian 2.750 meter di atas permukaan laut ditiadakan.

Hal ini diberlakukan secara mutlak, tanpa proses adaptasi iklim. Batasan ini lebih tinggi dari yang diperbolehkan sebelumnya,yakni di ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut.

Menurut badan kesehatan FIFA, bermain dalam ketinggian seperti itu tidak sehat dan tidak adil, karena cenderung menguntungkan tim tuan rumah yang sudah terbiasa dengan kondisi tersebut dan merugikan tim tamu yang berasal dari ketinggian rendah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelarangan itu kemudian diprotes oleh beberapa tim Amerika Latin dan sempat membuat FIFA melonggarkan batas yang diperbolehkan, yakni 3.000 meter. Namun, hal ini sempat mempengaruhi beberapa pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Amerika Latin.

Beberapa kota di Amerika Latin memang memiliki ketinggian yang bisa "menyentuh awan". Contohnya adalah kota La Paz di Bolivia yang memiliki ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut, Bogota di Kolombia (2.460 meter), dan Quito di Ekuador (2.800 meter).

Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan bahwa tidak akan ada pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia Amerika Latin hingga bulan Juni tahun depan. "Sampai saat itu, kami memiliki waktu untuk membahas keputusan yang tepat untuk masalah ini," ujarnya dilansir AFP.

Ditambahkan Blatter, bermain dalam ketinggian seperti itu juga membutuhkan proses adaptasi dari tim tamu, sementara tidak banyak waktu untuk adaptasi menjelang pertandingan. "Mengenai kompetisi internasional FIFA, pada kalendar internasional tidaklah banyak waktu untuk menyesuaikan diri dengan iklim (sebelum pertandingan)," imbuhnya.

Pertemuan tersebut juga membahas masalah proposal pertandingan yang akan berlangsung siang hari pada Olimpiade Beijing 2008. FIFA keberatan dengan proposal tersebut karena suhu musim panas pada saat itu bisa mencapai 40 derajat celcius, jelas ini tidak terlalu bagus untuk kesehatan pemain.

(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads