Bukan atas dasar ketidaksukaan pada Inggris yang membuat Lippi menyayangkan terjadinya kesepakatan Capello dengan FA. Yang lebih disesalkannya adalah tertutupnya peluang Capello membesut Gli Azzurri.
"Dia selalu bilang, bahkan beberapa tahun lalu, kalau dia akan tertarik melatih Italia. Saya pikir sangat disayangkan kita kehilangan seseorang sebesar dia," ungkap Lippi di Goal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum Capello akhirnya terpilih sebagai suksesor Steve McClaren, nama Lippi juga sempat santer diberitakan bakal menjadi pelatih baru Inggris, juga beberapa klub di sana. Tapi karena kendala bahasa, mantan pembesut Juventus itu memutuskan menolaknya.
"Fakta bahwa Anda harus berbicara bahasa Inggris adalah salah satu alasan saya menolak tiga atau empat tawaran dari klub di sana. Saya selalu mengatakan bahwa seorang pelatih harus berusaha berbicara dengan pemainnya melalui hati, dan itu tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan penerjemah," pungkas Lippi. (din/din)











































