Hasil drawing babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Jumat (21/12/2007) mempertemukan Roma dengan Real Madrid. Duel keduanya dianggap sebagai salah satu duel bigmatch di perdelapan final, selain Arsenal kontra AC Milan dan Liverpool melawan Inter.
Bagi Real Madrid, melawan tim asal Roma bukan pengalaman pertama di musim ini. Lazio adalah tim yang pernah dihadapi El Real dan mengakhiri laga dengan hasil yang sangat baik, yaitu menahan Biancoceleste 2-2 di Olympico dan menang 3-1 di Santiago Bernabeu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kami dipertemukan (dalam drawing), saya melihat Predrag Mijatovic tertegun, itu tandanya kami adalah tim yang pantas ditakuti," lanjutnya seperti dikutip Football Italia.
Karena itulah Tempestilli menegaskan bahwa tim Roma yang dihadapi Real Madrid kali ini bukan tim Roma seperti yang sebelumnya. Menang, plus lolos ke babak berikut pun menjadi target yang harus dipenuhi.
"Kami akan menjalani laga tersebut dengan kekuatan terbaik, dan kami yakin kami bisa melenggang ke babak berikutnya," pungkasnya.
Roma akan bertindak sebagai tuan rumah di pertemuan pertama pada 20 Februari 2008. Dua pekan kemudian giliran Real Madrid menjamu tim besutan Luciano Spalletti itu.
(ian/ian)











































