"Jangan berharap dia tiba-tiba bisa membawa kita memenangi kejuaraan besar," ujar direktur pengembangan sepakbola FA, Trevor Brooking, seperti dikutip AFP.
Semenjak keputusan FA mengontrak Capello, banyak yang berangan-angan melihat Inggris akan kembali disegani di Eropa, bahkan dunia. Trek rekor Capello selama menjadi pelatih, walau hanya di level klub, adalah sumber dari semua mimpi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya tak salah jika melihat banyak yang merasa optimis jika Inggris akan lebih baik dari sebelumnya. Namun, menurut chief executive FA Brian Barwick, angan-angan yang ada harusnya lebih realistis dari yang sekarang ini.
"Tidak ada yang namanya kemenangan langsung. Fabio Capello tahu bahwa ia memiliki pekerjaan berat. Tim yang ditanganinya ini adalah tim yang tak lolos kejuaraan Eropa (baca: Piala Eropa 2008)," ungkapnya.
"Kami tak ingin terbawa dengan pemikiran itu secara tiba-tiba. Karena kami memiliki Fabio, maka kami menjadi penakluk dunia, karena kami tidak akan seperti itu," sambung Brooking.
Ia menambahkan bahwa saat ini Capello memiliki tugas yang cukup berat. Selain mengembalikan kepercayaan diri pemain, yang pastinya tidak akan mudah setelah Inggris tersingkir dari Piala Eropa 2008, Capello juga harus lebih mematangkan kemampuan dan mental pemainnya nanti.
"Kami tidak hanya membenahi segala sesuatunya dengan cepat. Kami punya seseorang yang juga berkomitmen untuk membalikkan semua situasi yang ada sekarang ini," tegasnya lagi.
Bagaimanapun juga, Capello sudah menanggung beban di pundaknya. Mengembalikan optimisme publik Inggris, sekaligus mengangkat lagi kepercayaan diri semua pihak, sudah menjadi targetnya pribadi.
Kesempatan pertama untuk memberi kesan baik akan dirinya di publik Inggris adalah saat menukangi The Three Lions menjamu Swiss di laga ujicoba 6 Februari di Wembley.
Buktikan, Capello!
(ian/ian)











































