Bertanding di Al Wasl Stadium, Selasa (8/1/2008) dinihari WIB, Pelatih Robeto Mancini menurunkan beberapa pemain lapis keduanya pada starting eleven. Namun untuk lini depan dia tetap mempercayakannya kepada Zlatan Ibrahimovic yang kali ini berduet dengan Hernan Crespo.
Internacional unggul cepat pada menit 2 melalui Fernandao. Tendangan voli kaki kanan pemain berusia 29 tahun itu dari pinggir kotak penalti gagal diantisipasi oleh Julio Cesar, bola sepakannya bersarang di pojok kanan gawang La Beneamata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun skuad besutan Abel Braga kembali unggul pada menit 66. Adalah Nilmar yang mencetak gol dengan indah saat tendangan salto yang dilepaskannya tak kuasa di halau Cesar dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 bagi keunggulan tim berjuluk Colorado itu.
Keunggulan Fernandao cs tersebut pun bertahan hingga wasit Mohammed Omer meniupkan peluit panjang. Kemenangan ini memperpanjang rekor bagus Internacional jika berhadapan dengan klub Eropa setelah pada 2006 menjadi juara dunia antarklub usai menundukkan Barcelona 1-0.
Selain sebuah tropi, Internacional juga berhak mendapat uang hadiah sebesar US$ 1 juta (sekitar Rp 9 miliar). Sementara Nerazzurri "hanya" mendapat US$ 700.000 (sekitar Rp 6 miliar).
Dalam pertandingan beberapa saat sebelumnya, Stuttgart berhasil merebut tempat ketig setelah menundukkan Ajax Amsterdam 1-0. Gol tunggal skuade besutan Armin Veh dicetak Alexander Farnerud tiga menit menjelang bubaran.
Susunan Pemain
Inter Milan: Julio Cesar, Maicon, Cordoba, Materazzi, Fatic (Burdisso 70), Bolzoni (Pele 75), Zanetti, Cesar, Jimenez, Ibrahimovic (Balotelli '74), Crespo.
Internacional: Renan, Orozco, Sidnei (Jonas 46), Wellington Monteiro, Marcao, Guinazu, Magrao (Morais 82), Maycon, Alex (Motta '71), Fernandao, Nilmar (Iarley 90) (din/ian)











































