Saran untuk tetap memanggil Beckham datang dari Terry Venables, figur yang pernah memimpin The Three Lions di Piala Eropa 1996 dan sempat menjadi asisten bagi Steve McClaren--manajer yang digantikan oleh Capello.
Beckham, menurut Venables, memiliki semangat dan mental positif. "Beckham sudah membuktikan ia punya sikap pantang menyerah. Itu membuat dia jadi pemain yang berpengaruh bagi Inggris," tulis Venables dalam kolomnya di The Sun dan dikutip Goal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Capello menangani Real Madrid, ia pernah menyingkirkan Beckham. Namun pada akhirnya Capello menjilat ludah sendiri dengan memainkan eks pemain Manchester United itu. Hasilnya, Madrid jadi juara Spanyol.
Selain drama pergulatan di Madrid, Becks juga pernah disingkirkan oleh McClaren. Sama juga dengan Capello, McClaren toh akhirnya memanggil Becks--dan kemudian Becks menjawabnya dengan penampilan ciamik.
"Beckham membuktikan bahwa ia bisa melakukan apapun yang diharapkan padanya. Salah satu kekuatan terbesarnya adalah ia tidak pernah menyerah," nilai pria kelahiran 64 tahun lalu itu.
Kata-kata Venables bukanlah omong kosong. Saat Inggris bersua Kroasia tahun lalu, Beckham yang baru masuk di babak kedua sempat memberi angin segar pada permainan Inggris, sebelum akhirnya tim "Tiga Singa" itu takluk 2-3.
"Saya terkesan dengan caranya menangani keadaan setelah tersingkir dan caranya bermain saat terpilih kembali. Beckham belakangan menampilkan permainan terbaiknya untuk Inggris," tuntas Venables.Β (arp/key)











































