UEFA Pertimbangkan Tambah Jumlah Finalis

Piala Eropa

UEFA Pertimbangkan Tambah Jumlah Finalis

- Sepakbola
Jumat, 11 Jan 2008 04:18 WIB
UEFA Pertimbangkan Tambah Jumlah Finalis
Zurich - Di edisi-edisi selanjutnya ada kemungkianan finalis Piala Eropa tak lagi berjumlah 16 negara. UEFA tengah mempertimbangkan jumlah kontestan untuk ditambah menjadi 24 tim.

"Dalam kongres UEFA di Dusseldorf tahun lalu, anggota (UEFA) menyetujui adanya kemungkinan penambahan jumlah peserta untuk kompetisi (Piala Eropa)," demikian pernyataan resmi UEFA seperti diberitakan Yahoopsort, Jumat (11/1/2008).

Wacana penambahan jumlah kontestan itu kembali mengemuka menyusul akan diadakannya rapat otoritas sepakbola Eropa itu di Zagreb 31 Januari mendatang. Menurut Jurubicara UEFA, William Gaillard, diterima atau tidaknya usulan tersbut akan diputuskan oleh Komite Eksekutif UEFA di hari terakhir pertemuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak pertama di gelar tahun 1960 silam, kompetisi paling bergengsi setelah Piala Dunia itu memang beberapa kali mengalami perubahan format. Perubahan format terakhir kali terjadi tahun 1996 lalu saat jumlah kontestan yang sebelumnya hanya delapan bertambah dua kali lipat menjadi 16 negara.

Meski baru rencana, namun Presiden UEFA, Michel Platini, justru sudah mengindikasikan penolakannya.

"Jawaban saya jelas. Kita tidak bisa mempertimbangkan membuatnya menjadi 24 (finalis) tanpa memikirkan babak kualifikasi. Sisitem kualifikasi adalah masalah besar dan lebih penting dibanding keinginan ini. Tapi hingga kini semuanya belum dipikirkan. Itu masih dipelajari," ungkap Platini beberapa waktu lalu.

Kalaupun akhirnya usulan ini diterima, perubahan tersebut dipastikan tidak terjadi dalam waktu dekat karena UEFA sempat menegaskan tidak akan mengubah format yang ada sampai penyelenggaraan tahun 2016. Penambahan jumlah finalis berarti juga menutup peluang negara kecil menjadi tuan rumah.


Foto:
Yunani juara Piala Eropa 2004. Ada kemungkinan jumlah finalis Piala Eropa dalam beberapa tahun mendatang akan ditambah. (din/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads