'Lapangan Terburuk yang Pernah Saya Lihat'

Piala Afrika 2008

'Lapangan Terburuk yang Pernah Saya Lihat'

- Sepakbola
Senin, 21 Jan 2008 23:05 WIB
Lapangan Terburuk yang Pernah Saya Lihat
Akra - Kondisi buruk lapangan tempat penyelenggaraan Piala Afrika di Ghana mendapat kecaman. Bahkan suara ketidakpuasan muncul dari pelatih tim nasional tuan rumah sendiri.

Stadion yang dimaksud adalah Stadion Ohene Djan di kota Akra, yang dipakai sebagai venue pertandingan pembuka antara Ghana melawan Guinea, Senin (21/1/2008) dinihari WIB.

Kondisi rumput di stadion terbesar di Ghana itu dilaporkan tidak rata dan banyak rumput yang tinggi-tinggi. Pergerakan bola pun menjadi tidak lancar. Padahal, stadion berkapasitas 40 ribu orang itu adalah stadion yang dijadikan markas timnas Ghana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski menang 2-1, Ghana yang kerap bermain dengan pola dari kaki ke kaki merasa sangat dirugikan dengan kondisi lapangan yang buruk itu. Suara ketidakpuasan pun dilontarkan sang pelatih, Claude Le Roy.

"Yang paling utama, bukanlah kursi di tribun VIP, tapi kualitas (buruk) lapangannya," ujar Le Roy jengah seperti dikutip BBC.

"Saya melatih di Afrika selama 20 tahun, dan ini adalah lapangan terburuk yang pernah saya lihat," imbuh pria berkebangsaan Prancis itu lagi.

"Kami memiliki tim yang berteknik dan ingin bermain dengan pola satu-dua sentuhan. Tapi lapangan membuat permainan kami jadi buruk," ujar pelatih yang pernah bekerja untuk timnas Malaysia tersebut.

Kata-kata Le Roy tidak sekadar keluar dari mulut seorang pelatih yang timnasnya butuh gol di menit terakhir untuk menang. Sebabnya, kemenangan itu memang membawa korban. Bek John Pantsil seusai laga mengaku pusing dan mengalami cedera.

Foto: Seorang pekerja membersihkan tribun Stadion Ohene Djan sebelum partai Ghana vs Guinea (AFP/Issouf Sanogo) (arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads