Insiden Tragis 'Sambut' Benayoun

Jelang Israel vs Rumania

Insiden Tragis 'Sambut' Benayoun

- Sepakbola
Selasa, 05 Feb 2008 11:37 WIB
Insiden Tragis Sambut Benayoun
Dimona - Sebelum laga ujicoba internasional, peristiwa tragis harus dihadapi Yossi Benayoun. Saat sedang berada di kampung halamannya, terjadi bom bunuh diri yang menewaskan beberapa orang.

Suasana kota Dimona, Israel Selatan, mencekam pada Senin (4/2/2008) ketika terjadi serangan bom bunuh diri di kota yang terletak sekitar 10 kilometer dari reaktor nuklir Dimonia tersebut.

Seorang perempuan warga Israel langsung tewas bersama dua pelaku bom bunuh diri di wilayah pertokoan di kota itu. Sekitar 38 orang lainnya cedera dengan satu orang dalam keadaan kritis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang saksi mata yang memiliki toko di lokasi kejadian mengatakan bahwa bom meledak di dalam sebuah kafe. "Kami mendengar ledakan besar, dan orang mulai berlarian. Saya melihat serpihan-serpihan daging melayang di udara," ujar wanita yang mengaku bernama Ravital itu seperti dilansir Guardian.

Polisi menyatakan kalau pelaku pengeboman kedua terluka parah dan tak sadarkan diri akibat ledakan tersebut. Seorang dokter yang berusaha membantu pria tersebut lantas menyadari kalau orang yang dibantunya ternyata mengenakan bahan peledak di tubuh.

"Kepalanya bergerak. Dia adalah pasien yang bisa diobati. Kami mulai merawatnya lalu kami sadar kalau dia memakai ikat pinggang berisi peledak. Saya bisa melihat tabung gas kecil dan kantong plastik kecil terhubung ke tubuhnya," jelas Baruch Mandeltzwieg.

Tak pelak Mandeltzwieg yang saat itu bersama seorang perawat dari klinik terdekat bergegas lari setelah pria itu menggerakkan lengannya. Tak lama pria pelaku bom bunuh diri tersebut tewas ditembak polisi Israel.

Saat peristiwa mengenaskan itu terjadi Benayoun sedang ada di kediaman sang ayah di Dimona. Sebagai catatan, kota Dimona memang merupakan kota kelahiran bintang Liverpool tersebut. Pemain sepakbola 27 tahun tersebut ada di negaranya untuk memainkan laga ujicoba antara Israel versus Rumania pertengahan pekan ini.

Benayoun mengaku mendengar ledakan dan sangat prihatin dengan kondisi penduduk di kotanya yang jadi korban. "Semuanya baik-baik saja, tapi aku tidak penting. Yang paling penting adalah (kondisi) warga kota kampung halamanku ini," getirnya seperti dilansir The Sun, Selasa (5/2/2008).

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads