Sudah bukan rahasia lagi kalau karir Del Piero tidak dominan di level internasional. Dalam turnamen besar pertamanya di Euro 1996 ia hanya dimainkan setengah babak, lalu masih di bawah bayang-bayang Roberto Baggio sampai Piala Dunia 1998.
Ia kemudian terlibat persaingan terselubung dengan Francesco Totti. Keduanya seperti berebut peran protagonist di lini depan, sampai-sampai soal siapa yang lebih pantas memakai kostum bernomor 10 pun menjadi perdebatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Del Piero mengalami penurunan lagi. Gara-gara tampil buruk di babak kualifikasi Euro 2008 melawan Prancis di bulan September tahun lalu, di mana ia dimainkan sebagai winger, pelatih Roberto Donadoni pun belum pernah memanggilnya lagi.
Penyerang berusia 33 tahun itu pun tidak diajak Donadoni dalam ujicoba melawan Portugal besok malam di Zurich. Keputusan ini memicu kontroversi lagi. Pers setempat mempertanyakan kenapa Donadoni tidak mencoba Del Piero lagi di saat yang bersangkutan tengah dalam performa yahud.
Meski sudah termasuk veteran, faktanya Del Piero masih menjadi andalan Juventus. Hebatnya, ia mampu mencetak tujuh gol dalam sembilan pertandingan terakhir yang diikuti.
Akan tetapi statistik itu bukan tolok ukur absolutedi mata Donadoni. "Tujuh gol tidaklah membuat seorang pemain tidak tergantikan," dalih dia, yang juga belum memanggil lagi Antonio Cassano yang mulai tajam lagi bersama Sampdoria.
Untungnya Donadoni belum berniat menghabisi karir internasional. Ia masih membuka kesempatan buat Del Piero mengikuti Euro 2008, yang bisa dipastikan menjadi turnamen besar terakhir pemilik 85 caps dengan hasil 27 gol itu.
"Piala Eropa masih empat bulan lagi. Janganlah ada yang merasa sudah dipinggirkan," cetus Donadoni. "Del Piero itu cerdas, dia tahu situasinya dengan sangat baik."
(a2s/krs)











































