Barca Tak Gentar Main di Parkhead

Jelang Celtic vs Barcelona

Barca Tak Gentar Main di Parkhead

- Sepakbola
Selasa, 19 Feb 2008 01:12 WIB
Barca Tak Gentar Main di Parkhead
Barcelona - Stadion Parkhead di kota Glasgow kerap dianggap memiliki atmosfer paling luar biasa pada saat mementaskan pertandingan antar-klub Eropa. Tapi Barcelona mengaku tak gentar.

Di stadion berusia 116 tahun itu, Kamis (21/2/2008) dinihari WIB, akan dipentaskan partai leg pertama perdelapanfinal Liga Champions antara Glasgow Celtic kontra Barcelona.

Ribuan pendukung Celtic dipastikan akan memadati sekitar 60 ribu kursi di Parkhead. Dukungan gegap gempita kepada tim pujaan mereka adalah tekanan bagi lawan. Siapapun yang berhadapan dengan Celtic akan dibuat jeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi tidak dengan Barcelona. "Kami tak khawatir bermain di sana. Sebaliknya, kami sangat menunggu partai ini. Beberapa rekan setim bilang bahwa atmosfer di Parkhead adalah salah satu yang terbaik," ujar Eidur Gudjohnsen kepada CelticTV dan dikutip Goal.

Penyerang Barcelona asal Islandia itu lantas membeberkan sedikit tipsnya menghadapi tekanan fans lawan. "Kami harus menikmati permainan dan tidak cemas. Semua orang tahu gairah fans Celtic. Bagi mereka itu sebuah kebanggan," lanjut Gudjohnsen.

Dengan persaingan di Liga Spanyol yang memanas, di mana Barca kini hanya tertinggal lima angka di belakang Real Madrid, banyak pihak menduga bahwa konsentrasi Barca lebih tertuju ke persaingan dalam negeri saja.

Tapi anggapan itu ditepis Gudjohnsen. "Ini adalah salah satu pertandingan terpenting musim ini. Di liga, posisi kami tak sesuai harapan. Itulah kenapa Liga Champions makin penting bagi kami," kata eks pemain Chelsea itu lagi.

Di fase penyisihan grup, Barcelona bertemu Glasgow Rangers yang juga sama-sama dari Skotlandia. Los Azulgranas jadi mengenal betul karakter klub asal Skotlandia.

"Tim-tim dari Skotlandia memberikan semua yang mereka punya selama 90 menit. Karena itu kami harus fokus dan siap bertarung. Konsentrasi menjadi kunci," tutup Gudjohnsen.

(arp/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads