Memakai formasi satu penyerang, MU berhasil menguasai pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Tapi Lyon-lah yang berhasil unggul melalui Karim Benzema di menit 54. Gol yang lantas disambut riuh ribuan fans mereka di Stade de Gerland, Kamis (21/2/2008).
Masuknya Tevez dan Nani di pertengahan babak kedua sedikit mengubah permainan MU jadi lebih hidup. Variasi serangan "Setan Merah" yang bertambah kaya membuat beberapa peluang sempat hadir meski gol baru datang di penghujung laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir kami layak mendapat hasil ini. Saat Anda tertinggal 0-1 di kandang lawan di Eropa, ini adalah berkah," lanjut pria Skotlandia yang akrab dipanggil Fergie itu lagi.
Secara keseluruhan Fergie menyanjung penampilan anak-anak asuhnya yang, meski tak bisa dibilang gemilang, tak kenal menyerah sebelum peluit akhir dibunyikan wasit.
"Berkali-kali kami menyamakan kedudukan atau menang di menit-menit akhir. Semua itu adalah berkat determinasi. Ini penampilan yang bagus. Tak hebat, tapi bagus," tukas Fergie.
Satu gol tandang adalah modal berharga sebelum MU menjalani leg 2 di kandang mereka sendiri. Hasil 1-0 sudah cukup bagi "Setan Merah" untuk maju ke delapan besar. Tapi Fergie tak mau berleha-leha.
"Ini adalah persoalan bagaimana mencapai penampilan yang baik di Old Trafford. Atmosfernya akan menegangkan tapi kami tak boleh pongah. Kami juga harus memainkan beberapa pertandingan sebelumnya," pungkas dia.
(arp/key)
