Di babak semifinal Liga Champions musim lalu Milan ditekuk 3-2 di kandang MU. Akan tetapi pada pertemuan kedua wakil Italia tersebut tampil digdaya untuk mencetak tiga gol tanpa balas sekaligus memastikan tiket ke partai puncak.
Musim ini giliran satu tim tangguh Premiership lainnya, Arsenal, yang menantang sang juara bertahan di babak 16 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir kami tetap bisa (lolos) bahkan jika kalah (di leg pertama). Kami melakukannya di Manchester. Penting untuk mengetahui kami selalu bisa melakukannya," ujar Ancelotti ketika itu, seperti dilansir situs resmi Arsenal.
Pada kenyataannya, Milan tidak kalah dari Arsenal. Tim tamu justru meraih hasil imbang tanpa gol, yang mungkin akan jadi bekal krusial dalam melaju ke babak perempatfinal. Apalagi pada pertemuan kedua Paolo Maldini cs bakal jadi tuan rumah.
Meski begitu Ancelotti belum mau berpuas diri atau mengangankan kembali meraih kemenangan 3-0 di kandang nanti, seperti ketika menghadapi "Setan Merah" musim lalu. Adalah fakta bahwa "Tim Gudang Peluru" praktis terus menekan pertahanan Milan dalam pertandingan Kamis (21/2/2008) dinihari WIB, yang membuat allenatore itu tetap waspada.
"(Seri) Ini bukan hasil yang memberikan kami ketenangan. Kami berusaha dan seharusnya bisa melakukan lebih tapi Arsenal adalah tim tangguh. Kami tahu akan ada di bawah tekanan juga pada leg kedua, tapi semoga saja tetap lolos," harap Ancelotti seperti dilansir Channel 4.
(krs/arp)











































