Rasanya semua orang akan sepaham jika Kaka disebut sebagai pemain sepakbola yang memiliki kemampuan hebat --kalau bukan yang terhebat saat ini. Buat Milan, signifikansi Pemain Terbaik Eropa dan Dunia 2007 tersebut pun tak bisa dibantah.
Arsenal yang bakal menghadapi Milan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions juga tak mengelak kalau mereka menaruh perhatian besar kepada Kaka yang bisa dibilang adalah ruh-nya permainan Rossoneri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengatasi Kaka, para pemain di kompetisi Seri A Italia memiliki strategi sendiri dengan menjadikan Kaka bulan-bulanan pelanggaran. Itu juga yang membuat Milan meradang setelah pemain Brasil itu cedera, meski kini sudah dikonfirmasi siap turun melawan Arsenal.
Bagaimana dengan Wenger? "Di Italia, apa yang dilakukan tim-tim ketika menghadapi Milan? Mereka mencoba membuat Kaka keluar dari lapangan (dengan mencederainya). Kami akan memainkan penjagaan wilayah dan tak bakal melakukan pengawalan satu lawan satu. Kami setia dengan kebiasaan kami."
Manajer asal Prancis itu sepertinya enggan menggunakan strategi kekerasan karena salah pemainnya, Eduardo, baru-baru ini juga jadi korban sebuah tekel lawan. Kaka nanti memang akan coba dimatikan Wenger, namun bukan lewat pelanggaran yang bertubi-tubi. "Kami akan mengeluarkannya dari permainan dengan memotong hubungan (pemain Milan) dengannya."
"Kalau Anda mengeluarkan para pemain hebat dari pertandingan, untuk apa orang melihat sepakbola? Para pemain hebat bikin sepakbola jadi lebih spesial, mereka menjadikannya seni. Kalau Anda membunuh mereka, itu tak bisa diterima," lugas Wenger setengah menggugat.
Apapun juga, di akhir laga Milan kontra Arsenal nanti hanya akan ada satu tim yang akan tetap "hidup" untuk meneruskan langkah ke perempatfinal Liga Champions.
(krs/arp)











































