Jika melihat kiprah dan sejarah kedua klub di Eropa, sulit rasanya membandingkan Arsenal dengan AC Milan. Rosoneri sudah tujuh kali menjadi juara, sementara raihan terbaik The Gunners cuma menjadi finalis dua tahun lalu.
Menyusul keberhasilan menundukkan Milan, optimisme tinggi selayaknya dimiliki kubu Arsenal. Tapi meski baru mengalahkan juara bertahan dengan skor 2-0 plus mematahkan keangkeran San Siro, Cesc Fabregas tak mau terlalu muluk memandang ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah mimpi yang menjadi nyata. Bisa menang 2-0 di Milan sungguh menakjubkan. Sebelum pertandingan William (Gallas) mengatakan kalau kami harus menikmati atmosfer. Itulah yang kami lakukan," lanjut pencetak gol pertama Arsenal ke gawang Milan itu.
Hasil ini juga melanjutkan catatan fantastis Arsenal jika bertandang ke Italia. Pada dua laga sebelumnya di negara semenanjung itu, tim "Gudang Peluru" juga meraih kemenangan meyakinkan yakini dengan skor 5-1 atas Inter Milan dan menundukkan AS Roma 3-1.
"Saya katakan (pada pemain) kalau kami harus menunjukkan seberapa hebat kami sebenarnya, bagaimana kami seharusnya bermain. Kami sudah memberikan yang terbaik dan kami melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Saya bangga dengan pemain," timpal kapten William Gallas. (din/a2s)











































