Mudahnya Mengalahkan Milan

Mudahnya Mengalahkan Milan

- Sepakbola
Rabu, 05 Mar 2008 08:22 WIB
Jakarta - Seberapa sulit menundukkan AC Milan yang merupakan kampiun eropa dan juara dunia antarklub itu? Melihat apa yang dilakukan Arsene Wenger, caranya mudah saja yakni dengan mematikan Kaka dan Andrea Pirlo.

Menyusul kembalinya Andrea Pirlo, Kaka dan Alessandro Nesta, Milan sesunngguhnya tampil dengan kekuatan terbaiknya saat menjamu Arsenal di leg II babak 16 besar Liga Champions. Pilar Rossoneri yang absen tercatat hanya Clarence Seedorf.

Tapi Milan tetap tak mampu meraih kemenangan dan kemudian kalah 0-2 yang sekaligus mengubur ambisi mempertahankan tropi Liga Champions. Di San Siro, Rabu (4/3/2008), tuan rumah lebih banyak didikte tamunya yang di leg pertama lalu justru mampu ditahan tanpa gol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memutuskan untuk tidak memberi Pirlo dan Kaka banyak waktu menguasai bola. Dan kami mampu mempertahankan itu selama 90 menit," ungkap Arsene Wenger usai pertandingan seperti diberitakan Channel4.

Tak harus jadi Wenger untuk bisa membaca hal tersebut, beberapa klub medioker dan papan bawah Italia saja sudah tahu bagaimana memangkas kekuatan Milan dan hal tersebut sudah beberapa kali terbukti. Karena ketergantungan yang sangat besar pada dua sosok tersebut, Milan memang jadi tak berkutik saat Kaka dan Pirlo dimatikan.

Dan si Professor tahu benar hal itu. Ditambah absennya Seedorf yang juga handal mengatur tempo permainan, "matinya" Kaka dan Pirlo oleh lima gelandang The Gunners (Alexander Hleb, Emmanuel Eboue, Francesc Fabregas, Mathieu Flamini, Vasiriki Abou Diaby) seperti menutup sumber udara yang dibutuhkan Rossoneri untuk bisa hidup.

Mematikan Pirlo dan Kaka tentunya bukan perkara mudah. Tapi dinihari tadi Arsenal cukup banyak terbantu kondisi kedua pemain tersebut yang memang baru pulih dari cedera, jadilah tim "Gudang Peluru" mencatatkan sejarah sebagai klub Inggris pertama yang menang di San Siro pada ajang Liga Champions.

"Secara keseluruhan, sangat memuaskan rasanya melihat tim muda ini mampu menundukkan Milan yang sangat berkualitas. Ini positif untuk masa depan tim dan klub," lanjut Wenger.

Dengan masih memuncaki klasemen Liga Inggris, William Gallas cs berpeluang merengkuh double gelar musim ini. Sesuatu yang dirasakan Wenger makin dekat dengan kenyataan usai menundukkan sang juara bertahan.

"Mimpi kami adalah memenangi dua gelar musim ini, dan tim ini sangat lapar akan hal itu. Kami merasa kemenangan malam ini akan membantu kami memenangi kejuaraan," pungkas pelatih berkebangsaan Prancis itu. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads