Gol yang tercipta pada saat-saat akhir laga itu berawal dari sebuah umpan tendangan bebas yang dilepaskan Christian Panucci. Vucinic yang tidak terkawal dengan sempurna berhasil menanduk bola dan membuat skor berubah menjadi 2-1 bagi keunggulan Roma.
"Seharusnya saya mengambil satu langkah mundur dan menjaga Vucinic dengan baik," sesal Cannavaro setelah pertandingan. "Tetapi itu merupakan saat-saat akhir pertandingan, tensi meningkat dan saya kelelahan. Saya pikir kiper akan maju dan menghalau bola," lanjutnya seperti diberitakan Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Anda kehilangan seorang pemain seperti Ruud Van Nistelrooy akan sangat sulit untuk mencari penggantinya. Saya pikir apa yang kurang dari kami hari ini, terutama di babak pertama, adalah determinasi dan agresi untuk membalikkan keadaan," tandasnya.
"Roma jelas bermain lebih baik hari ini dan mereka juga melakukannya dalam pertemuan pertama. Tetapi kami juga menolong mereka dengan kegagalan kami menekan mereka dan tak berhasil mendominasi permainan dari sisi lapangan. Ini bukanlah permainan yang bagus dari Real Madrid," pungkasnya.
(din/din)











































