Itulah yang mengusik presiden IOC Jacques Rogge dan diungkapkannya dalam wawancara dengan koran Jerman Bild am Sonntag, Minggu (9/3/2008).
"Mimpi saya adalah semua bintang sepakbola hadir di Olimpiade, karena atlet-atlet terbaik di semua cabang yang lain ada di sana," ujarnya. "Kita lihat saja nanti, apakah kami bisa merumuskannya dengan FIFA."
Di Olimpiade, tim sepakbola putra terdiri dari para pemain berusia di bawah 23 tahun. Negara-negara yang lolos diperbolehkan menyertakan tiga pemain yang umurnya di atas 23 tahun. Walaupun tak banyak, tapi ada pula beberapa tim yang membawa pemain topnya.
Dikatakan Rogge, kebijakan tersebut telah diputuskan bersama FIFA selama 15 tahun ini, saat IOC masih dipimpin Juan Antonio Samaranch dan FIFA diketuai Joao Havelange. Alasan dasarnya adalah untuk memproteksi kejuaraan terbesar di dunia, Piala Dunia.
"Saya menghormati kesepakatan tersebut, tapi itu 'kan tidak mesti selamanya," tukas Rogge.
Keinginan pria asal Belgia itu diperkirakan bakal mendapat tentangan baik dari FIFA maupun klub-klub kuat di Eropa. Hal ini dikarekan Olimpiade musim panas biasanya berlangsung menjelang awal musim baru kompetisi liga-liga Eropa.
Foto: Gennaro Gattuso (Italia) dan Florent Malouda (Prancis) di final Piala Dunia 2006. Mungkin para pemain bintang tampil di Olimpiade? (AFP)
(a2s/a2s)











































