Adakah Keajaiban bagi Inter?

Jelang Liga Champions

Adakah Keajaiban bagi Inter?

- Sepakbola
Senin, 10 Mar 2008 12:10 WIB
Jakarta - Kekalahan 0-2 yang diderita Inter Milan dari Liverpool di leg 1 perdelapanfinal Liga Champions membuat posisi mereka sulit. Adakah keajaiban agar mereka bisa lolos ke 8 Besar?

Mengejar ketertinggalan dua gol dari sebuah tim seperti Liverpool bukanlah pekerjaan mudah bagi Inter, bahkan dengan fakta bahwa pertandingan leg II itu akan dihelat di Giuseppe Meazza, Rabu (12/3/2008) dinihari WIB.

Inter boleh saja superior di Liga Italia. Tapi kedigdayaan Nerazzurri bagai lenyap di kancah Eropa. Di hadapan tim yang relatif sudah tidak berpeluang menjadi juara Liga Inggris, Javier Zanetti dkk harus takluk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kandang sendiri Inter membutuhkan kemenangan 3-0 atau lebih. Itulah sarat minimal yang harus dipenuhi Inter agar bisa meraih satu tiket ke perempatfinal.

Inter akan merayakan usia 100 tahun mereka pada pekan depan. Sungguh sebuah situasi yang tidak menyenangkan apabila perayaan satu abad kelahiran klub justru diwarnai oleh kegagalan.

Modal bagus dimiliki Inter dalam upayanya menggapai mimpi lolos ke 8 Besar. Di Seri A, La Beneamata meraup kemenangan 2-0 atas Reggina. Yang menggembirakan, salah satu gol Inter dicetak oleh striker andalannya, Zlatan Ibrahimovic, yang baru kembali dari cedera.

Namun Liverpool juga tidak datang ke Milan dengan tangan hampa. Kemenangan 3-0 atas Newcastle United membuat posisi The Reds di Premiership terkerek ke peringkat empat alias di zona Champions.

Liverpool sendiri takkan gentar meski harus bermain di bawah tekanan tifosi lawan. Kiprah sensasional tim sesama Inggris, Arsenal, saat menekuk AC Milan 2-0 di San Siro pekan lalu membuat The Kop terinspirasi.

Gonjang-ganjing yang menerpa Liverpool terkait dengan kepemilikan klub ternyata tidak mempengaruhi penampilan Steven Gerrard dkk di lapangan. Sejak kalah dari Barnsley di Piala FA medio Februari lalu, skuad racikan Rafa Benitez itu sudah meraih lima kemenangan beruntun.

Dengan perpaduan berbagai situasi tersebut, Liverpool tentu lebih diunggulkan untuk lolos. Tapi Inter dipastikan takkan menyerah mengejar keajaiban itu sebelum peluit tanda berakhirnya laga ditiupkan.

Mundur sekitar 43 tahun lalu, Inter pernah menciptakan keajaiban serupa. Di leg pertama semifinal Piala Champions 1965, Inter ditekuk Liverpool 3-1. Nerazzurri sukses membalas 3-0 di leg kedua dan berhak lolos ke final.

Masih adakah keajaiban bagi Inter kali ini?

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads