Program ini erat kaitannya dengan masih banyaknya insiden di dunia sepakbola yang kurang mencerminkan sikap saling menghormati seperti rasisme, menghina pemain/tim lawan, serta tindakan-tindakan tak sportif lainnya.
Maka dari itu, seperti diterangkan Presiden UEFA Michel Platini, nantinya di setiap pertandingan di Euro 2008 kapten dari kedua kesebelasan akan memberi sambutan singkat tentang program "Respek" tersebut.
Antara lain penonton dihimbau untuk menghormati lagu kebangsaan atau bendera negara tim lawan. Semua pemain juga diminta mematuhi aturan main dan tetap menghormati ofisial pertandingan dengan sepantasnya.
"Kita semua berharap sebuah turnamen yang indah, tapi sepakbola juga memiliki tanggung jawab kemasyarakatan," tutur Platini seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/3/2008).
Slogan-slogan "Respek" juga akan disebar dalam berbagai sarana, seperti di kaos pemain dan botol air minum resmi turnamen. Juga, mulai babak perempatfinal, sebelum kickoff terlebih dulu akan digelar pertandingan yang diikuti oleh para penyandang cacat.
(a2s/arp)











































