Dengan empat klub Premiership lolos ke delapan besar, ada 43 persen peluang klub-klub Inggris akan saling berhadapan, ketika nama-nama mereka dicomot dalam pengundian, Jumat (14/3/2008) petang waktu setempat.
Arsenal, Chelsea, Liverpool dan Manchester United tentu tak berharap skenario itu terwujud, demi bisa meretas jalan menuju babak semifinal yang kesemuanya diisi oleh tim Liga Primer Inggris. Namun entah takdir apa yang sudah menunggu nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tiga pertemuan tersebut, dua di antaranya terjadi pada babak knock-out yang mana selalu dirajai oleh Liverpool. Pada musim 2004-05, keduanya berhadapan di semifinal, dan "Si Merah" lolos dengan agregat 1-0 berkat gol tunggal Luis Garcia di Anfield. Tim Rafael Benitez lantas terus melaju untuk jadi jawara.
Semusim setelahnya kedua tim kembali bentrok, kali ini sudah terjadi di fase grup. Skor 0-0 senantiasa hadir dalam dua pertemuan walau mereka sukses lolos ke 16 besar, meski kemudian keduanya sama-sama kandas --Liverpool dikalahkan Benfica dan Chelsea tunduk dari Barcelona. Jika saja mereka melaju, niscaya takdir kembali merekatkan keduanya di babak perempatfinal, karena di babak itu Barca kemudian bertemu dengan Benfica.
Musim lalu, John Terry cs dan Steven Gerrard dkk kembali berduel. Seperti ulangan dua musim sebelumnya, babak semifinal jadi arena "perang". Setelah sama-sama memetik kemenangan 1-0 di kandangnya masing-masing, adu penalti pun jadi penentu. Sejarah lantas mencatat Chelsea kembali disungkurkan Liverpool.
Dengan catatan negatif atas Liverpool itu, wajar kalau "Si Biru" agak enggan bertemu lagi. Pun bukan hanya terhadap kubu Anfield, karena mereka tak mau sudah langsung saling bunuh dengan sesama klub Inggris di perempatfinal. Tapi kalau takdir bicara lain?
"Semoga saja kami bisa menghindari mereka (wakil-wakil Inggris), tapi kalau kami nanti kami diundi untuk berhadapan, kami harus mengalahkan mereka. Kami sudah gagal di kompetisi ini dalam beberapa kesempatan namun kami ingin menapakkan langkah ke puncak dan meraih tropi," tekad skipper Chelsea, John Terry, dilansir Daily Mail.
(krs/arp)
