Laga Prancis kontra Inggris menjadi momen bersejarah bagi Beckham. Meski The Three Lions takluk 1-0, laga tersebut tetap menjadi spesial oleh Beckham.
Namun, jika dilihat dari sudut pandang permainan, Beckham tak menunjukkan performa yang melegenda. Selama 63 menit berada di lapangan, Beckham terlihat bermasalah dengan kondisi fisiknya. Umpan crossing yang menjadi cirikhasnya pun tak banyak terlihat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh Goal, Beckham diberi nilai 5, sama dengan poin Steven Gerrard. Nilai tersebut menjadi yang terendah dari starting eleven skuad Fabio Capello. Bahkan ketimbang David Bentley yang menggantikannya di pertengahan babak kedua, Beckham dinilai kalah (Bentley mendapat nilai 6,5).
Sementara The Sun menilai performa Beckham biasa-biasa saja. Tak ada yang spesial. Kontrol bola, tekel dan umpannya dianggap rata-rata. Namun untuk sikap di atas lapangan, Beckham mendapat pujian. Faktor tersebut dan caps ke-100-nya menutup buruknya penampilan Beckham di Stade de France.
Muncul pertanyaan, apakah laga ini menjadi yang terakhir bagi Beckham? Semua keputusan tetap berada di tangan Capello. Namun jika membandingkan performanya dengan kompetitor lain, bisa jadi laga tersebut menjadi laga perpisahan untuk Beckham.
(ian/ian)











































