Di partai pertamanya membesut Inggris, awal Februari silam, Capello berhasil menghadirkan kemenangan 2-1 atas Swiss. Namun di partai keduanya di bawah Don Fabio, Inggris dikalahkan Prancis 0-1, Kamis (27/3) dinihari WIB.
Masyarakat dan pers Inggris terkenal penuntut. Capello yang ditargetkan membawa St George's Cross lolos ke Piala Dunia 2010 pun sudah mendapat tekanan. Padahal, kualifikasi menuju Afrika Selatan 2010 bahkan belum dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir ada perbaikan kecil dan ini adalah masalah kesabaran dan membiasakan diri dengan apa mau manajer," ujar Steven Gerrard, gelandang Inggris, kepada AFP.
Dalam laga melawan Prancis, Capello sedikit melakukan modifikasi taktik. Wayne Rooney ditempatkan sendirian di lini depan, dengan Gerrard berdiri sedikit di belakang sebagai penyerang lubang.
"Ini akan sedikit memakan waktu. Semua orang harus sabar, kami membutuhkan waktu untuk menyatu dengan taktik dan formasi yang berbeda. Yang penting, kami akan mencapai puncak permainan pada September," lanjut pemain Liverpool itu kemudian.
September memang akan menjadi titik tolak awal bagi Gerrard dkk. Pada bulan itulah, Inggris akan memulai kampanyenya menuju Afsel 2010. Mereka akan menghadapi Andora dan Kroasia pada 6 dan 10 September.
Senada dengan Gerrard, permintaan agar publik bersabar dan memberi Capello waktu juga datang dari Rio Ferdinand yang diangkat sebagai kapten dalam partai melawan Prancis tersebut.
"Jangan lupa, kami belum lama bersama-sama. Manajer baru juga tidak punya banyak waktu untuk menerapkan ide dan strateginya sendiri," ucap bek Manchester United itu.
"Capello tidak pernah mengatakan bahwa (perubahan) ini akan terjadi dalam semalam. Kami harus menunggu. Semakin lama waktu kami bersamanya, akan makin terlihat kemampuannya mengatur tim ini," yakin Ferdinand.
(arp/krs)











































