Salah satu contoh dilematis dalam menentukan gol bunuh diri adalah jika seorang penyerang menyepak bola yang lantas menceplos masuk ke gawang setelah sebelumnya tak sengaja membentur pemain bertahan lawan. Patutkan disebut gol bunuh diri?
Mungkin banyak pertimbangan untuk menentukannya, karena ukuran resminya pun sepertinya tak ada. Padahal gol bunuh diri jelas menyakitkan buat pemain yang mencetaknya, juga bisa menghilangkan peluang penyerang untuk menambah gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bukan sesuatu yang dilihat sedemikian penting 20 tahun lalu. Tapi sekarang buat karir pemain dan macam-macam lainnya, sepertinya sudah jadi penting," jelas juru bicara UEFA William Gaillard seperti dilansir Yahoosport.
Dulu, imbuh Gaillard, semuanya diserahkan kepada wasit untuk mengidentifikasi pencetak gol dalam pertandingan, walau itu kemudian berujung kepada perbedaan pendapat.
"Saat ini tak ada aturan sejati mengenai apa yang disebut gol bunuh diri dan itulah masalah yang sekarang kami sedang analisa. Dalam beberapa kasus, keputusan wasit diubah, biasanya oleh beberapa orang UEFA yang melihat tayangan video dalam kesempatan informal. Namun kami ingin semuanya tertulis agar tak tercipta ambiguitas," tandas dia.
Pembicaraan untuk medefinisikan gol bunuh diri secara tepat itu akan berlangsung dalam pertemuan hari Jumat, (28/3/2008), dengan tambahan beberapa agenda lainnya.
Foto: Ilustrasi proses sebuah gol bunuh diri (BBC).
(krs/arp)











































