Pelaku penyorakan tersebut siapa lagi kalau bukan fans Arsenal yang hadir memadati stadion berkapasitas 60.355 tempat duduk itu. Hal ini bisa dimaklumi mengingat pemain berusia 19 tahun itu bermain bagi rival berat The Gunners, Manchester United.
"Jangan heran, ada sebuah sejarah di sini. Itu karena dia bermain untuk Manchester," jelas pelatih Brasil, Carlos Dunga, kepada para wartawan Amerika Selatan yang hadir dan tampak keheranan dengan situasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat aneh menjadi satu-satunya pemain yang di-'huu..'. Tetapi ini membuktikan jika saya telah bermain bagus untuk MU. Saya harap suporter Arsenal punya banyak alasan untuk marah kepada saya," tukasnya seperti dilansir Goal, Jumat (28/3/2008). (din/a2s)











































