Hampir dua tahun silam, seusai Zidane menanduk Materazzi dalam partai final Piala Dunia, koran The Daily Star melaporkan bahwa kasus itu terjadi akibat Materazzi mengeluarkan hinaan bernada rasial kepada Zidane.
Merasa tak terima, Materazzi pun mengajukan Daily Star ke meja hijau. Di hadapan pengadilan, pihak Daily Star mengakui bahwa tuduhan hinaan rasis itu 'sama sekali tidak benar'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain permintaan maaf yang disebut sebagai upaya untuk menebus 'tekanan dan rasa malu yang ditimbulkan', Daily Star juga dilaporkan bersedia untuk membayar kompensasi kepada Materazzi dengan nominal yang tidak dipublikasikan.
Materazzi sendiri menyambut baik perdamaian tersebut. "Saya sangat menghargai permintaan maaf yang dimuat dalam Daily Star," ujar Materazzi seperti dikutip YahooSports.
"Kebenaran akhirnya keluar. Saya menunggu kesimpulan yang cepat dan positif atas tuntutan saya kepada koran-koran lain yang menerbitkan kebohongan terhadap saya. Saat itu, baru saya bisa puas," tandas Materazzi.
(arp/din)











































