Rasa iri itu muncul ketika Liverpool berhasil menjuarai Liga Champions tahun 2005 dengan mengalahkan AC Milan. Adalah Gerrard yang ketika itu menjadi motor kebangkitan The Reds dengan menjungkalkan Rossoneri melalui adu penalti setelah sebelumnya sempat tertinggal 0-3.
"Sangat sulit melihat Gerrard mengangkat tropi Liga Champions ketika itu. Saya tahu itu bagus untuk sepakbola Inggris--dan faktanya empat klub Inggris saat ini lolos ke perempatfinal, menunjukkan betapa kuatnya kompetisi di negeri kami," tandasnya seperti dilansir Goal, Selasa (8/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya adalah penggemar Everton sejak kecil sehingga sangat berat bagi saya melihat Liverpool berhasil menjuarai Liga Champions," imbuhnya.
Kini bersama MU, striker berusia 23 tahun itu ingin meraih sukses serupa yang pernah diraih oleh The Kop. Menurutnya, memenangi Liga Champions sudah menjadi tujuannya sejak pertama kali menginjakkan kaki di Old Trafford.
"Memenangi tropi seperti Premier League dan Liga Champions adalah tujuan awal saya datang ke Manchester United. Saya telah menjuarai Premiership musim lalu dan memenangi Liga Champions pasti akan menjadi sebuah pencapaian yang sangat baik," pungkasnya. (roz/krs)











































