Tiga pertandingan ketat melawan Arsenal --dua di perempatfinal Liga Champions dan satu di Premiership-- yang berjalan selama enam hari baru saja dituntaskan Liverpool. Yang tersenyum usai pertarungan tersebut adalah kubu Merseyside yang tak pernah kalah dalam kesemua laga.
Dalam laga ketiga kedua tim, Liverpool sukses menjungkalkan "Tim Gudang Peluru" dari pentas Eropa usai menang 4-2 dalam leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu (9/4/2008) dinihari WIB. "Anfield Gang" lolos ke semifinal dengan agregat 5-3, setelah bermain 1-1 pada leg pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak empat besar, "Derby Inggris" akan kembali dijalani Liverpool. Kali ini untuk menghadapi Chelsea yang melaju usai mengandaskan wakil Turki, Fenerbahce.
Setelah musim 2004/05 dan 2006/07, inilah kali ketiga "Si Merah" akan berjumpa "Si Biru" dalam babak semifinal Liga Champions. Trilogi lain kembali menghadang Liverpool.
"Kami siap untuk mereka. Setelah dua pertandingan (lawan Arsenal di perempatfinal Liga Champions), saya merasa kami siap untuk siapapun, apalagi kalau Anda mempertimbangkan faktor (dukungan) penonton. Beberapa tim sangat sulit bertandang ke sini," tegas Gerrard mengacu kepada atmosfer yang dihadirkan Liverpudlians di Anfield.
Pertanyaan apakah Liverpool akan kembali melewati trilogi keduanya ini dengan sukses tentu hanya waktu yang bisa menjawab. Yang pasti, tim Rafael Benitez tersebut akan jadi tuan rumah pada pertemuan pertama babak semifinal 22/23 April, dan bertandang ke Stamford Bridge sepekan setelahnya.
Sebagai catatan, Gerrard cs selalu bisa melewati hadangan John Terry dkk dalam dua laga sebelumnya di babak empat besar Liga Champions. Setelahnya, Liverpool mampu jadi jawara pada musim 2004/05, walau kemudian gagal pada musim 2006/07. Di dua partai puncak tersebut, mereka selalu berhadapan dengan wakil Italia AC Milan yang kali ini sudah kandas terlebih dulu.
(krs/a2s)











































