Sejak memutuskan hubungan dengan Chelsea bulan September lalu, tindak-tanduk Mourinho tak banyak diketahui publik. Faktanya dia memang menjauhi gemerlap sepakbola dan silau sorotan kamera serta kilatan blits untukΒ memilih tinggal bersama istri dan anak-anaknya di kota kelahirannya, Setubal.
Menjalani kehidupan bersama keluarga sambil menonton banyak siaran sepakbola dari televisi diakui Mourinho sangat dinikmatinya. Namun setelah tujuh bulan dia pun merasa cukup, musim depan dia ingin kembali menjalani profesinya sebagai pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan besar yang kemudian muncul menyusul komentar terbaru The Special One ini tentu saja klub mana yang bakal dibesutnya. Sebelumnya spekulasi yang beredar menyebut AC Milan, Barcelona hingga Inter Milan sebagai kandidat pelabuhan terbaru Mourinho.
"Saya punya banyak opsi bagus bulan ini. Beberapa klub bagus di negara yang juga bagus. Tapi saya memutuskan untuk menunggu hingga awal musim. Itu yang tepat buat saya," ungkap Mourinho yang berikrar tak akan menjejakkan kakinya di stadion manapun selain kandang klub lokal, Vitoria Setubal, sebelum kembali menjadi pelatih.
Saat ditanya soal hubungannya dengan petinggi The Blues, Mourinho mengaku tak ada masalah. Tapi saat disinggung perihal Avram Grant, pelatih yang memberi Chelsea enam tropi hanya dalam kurun tiga tahun itu engan berkomentar banyak.
"Saat saya katakan teman termasuk di dalamnya dewan manajemen. Saya tak punya masalah dengan Peter (Kenyon) atau Roman (Abramovich). Saya selalu mendukung teman. Saya tak tertarik dengan apa yang dia (Grant) katakan. Saya tidak peduli dengan apa yang Avram Grant katakan. Saya tidak tertarik," lanjut pelatih 45 tahun itu.
Dimanapun akan melatih musim depan, publik sepakbola dunia akan dengan setia menanti prestasi dan sensasi apa lagi yang akan dibuat pelatih bernama lengkap Jose Mario dos Santos Felix Mourinho itu.
"Saya belum menyapakati apapun, tapi dengan berbagai alasan itu akan menjadi waktu yang tepat. Saya akan kembali dengan motivasi yang biasa saya miliki," janji The Special One. (din/din)










































