Beberapa waktu lalu, FIFA memang mengeluarkan aturan larangan menggelar sebuah partai sepakbola pada ketinggian 2.750 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau lebih.
Bolivia pun merasa diperlakukan tidak adil dengan adanya aturan ini. Pasalnya, kota La Paz, tempat Bolivia biasa menggelar partai internasional, berada di ketinggian 3.640 mdpl.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morales berkali-kali menyuarakan keyakinannya bahwa keputusan FIFA itu bersifat politis. Presiden beraliran sosialis itu bahkan pernah 'bersekutu' dengan legenda sepakbola, Diego Maradona, mengecam aturan FIFA.
"Sanksi semacam ini tidak bisa dibiarkan karena sifatnya tiba-tiba dan lebih karena kami adalah sebuah negara kecil," ujar Morales lagi.
"Ini adalah pertunjukan agresi, provokasi dan intimidasi dari Presiden FIFA Sepp Blatter melawan kami dan negara-negara Amerika Selatan. Saya merasakan adanya kediktatoran di sana," Morales makin berapi-api.
"Penting bagi kami untuk memperoleh dukungan Federasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL)," tandas Morales.
Namun Morales tidak mengungkapkan kapan persisnya gugatan akan diajukan dan lembaga mana yang nantinya berhak mengadili persoalan ini.
(arp/arp)











































