Kepada stasiun televisi Brasil Globo Romario menuturkan banyak hal yang boleh jadi mengejutkan sebagian fansnya. Ia antara lain secara tidak langsung menyebut dirinya pemain yang tidak disiplin karena sering keluyuran seenaknya saat bepergian bersama tim.
"Saya selalu kabur dari hotel. Pada pertandingan Brasil-Uruguay di tahun 1993, saya meninggalkan hotel tim dan pergi ke hotel lain," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain yang dijuluki 'Baixinho' itu juga mengaku pernah berhubungan seks di dalam pesawat, sewaktu terbang dengan timnas Brasil.
"Saya melakukannya di awal-awal karir saya di timnas. Saya tidak ingat persisnya kapan, tapi itu salah satu perjalanan pertamaku bersama tim Brasil. Kami pergi ke Swiss, dan sisanya adalah sejarah."
Romario sejak dulu memang dikenal sebagai figur yang memiliki konfidensi tinggi. Itu sebabnya ia tak pernah mau berhenti sebelum mewujudkan ambisinya mencetak 1.000 gol dalam karirnya.
Ambisi itu telah terpenuhi dan Romario gantung sepatu di bulan lalu. Namanya dipastikan menjadi bagian penting dari sepakbola Brasil bahkan dunia, dengan momen Piala Dunia 1994 sebagai puncak kebintangan pemain berusia 42 tahun itu.
Saking pede-nya Romario bahkan mengklaim lebih hebat dibanding Pele. "Karena saya tak pernah melihat Pele bermain, saya merasa lebih baik daripada dia," cetusnya.
"Tapi saya tahu bahwa hanya ada satu Pele, sebagaimana hanya ada satu Maradona. Dan Romario itu unik. Saya tak melihat ada penerus Romario. Di wilayah ini, saya adalah yang terbaik dari mereka semua."
Beberapa hal lain yang dituturkan Romario dalam wawancara tersebut adalah dirinya yang ingin punya anak lagi walaupun telah divasektomi. Ia pun mengaku cukup nervous bepergian dengan pesawat terbang, dan ... agak takut dengan anjing.
(a2s/din)











































