(Menuju) Final Pertama Chelsea

(Menuju) Final Pertama Chelsea

- Sepakbola
Rabu, 23 Apr 2008 10:26 WIB
(Menuju) Final Pertama Chelsea
Jakarta - Masih ada 90 menit pertandingan untuk memperebutkan tiket final Liga Champions. Tapi dengan rekor Liverpool yang sangat buruk di Stamford Bridge, Chelsea tengah menuju final pertamanya.

Cuma mampu bermain 1-1 saat menjamu Chelsea selayaknya sangat disesali Liverpool. Jika dalam dua pertemuan sebelumnya dengan Chelsea bermain dikandang selalu jadi keuntungan besar yang kemudian memastikan langkah ke final, tahun ini tanda-tanda kegagalan The Reds justru muncul di stadion keramat terebut.

Steven Gerrard sesungguhnya menjalani pertandingan dengan cukup meyakinkan dan mampu membuat Petr Cech berjibaku mengamankan gawangnya. Sayang keunggulan melalui Dirk Kuyt akhirnya dihapus oleh Riise di masa injury time babak kedua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demi meraih tiket ke Luzhniki Stadium, The Reds harus memetik kemenangan di leg kedua pekan depan. Sebuah pekerjaan yang bukan tak mungkin dilakukan memang, tapi pastinya akan sangat sulit diwujudkan.

Lihatlah fakta bahwa Liverpool belum pernah menang di Stamford Bridge setelah mereka diasuh Rafael Benitez tahun 2004 lalu. Jangankan menang, mencetak sebiji gol pun mereka tak mampu (!).

Di Liga Inggris, lawatan pertama Rafa ke Stamford Bridge berakhir dengan kekalahan 0-1, semusim berselang Liverpool kembali tumbang 0-2. Setelah tahun lalu menyerah 0-1, musim ini The Kop meraih hasil lumayan karena mampu memaksa tuan rumah bermain tanpa gol.

Kondisi serupa terjadi di Liga Champions. Setelah di semifinal musim 2004/2005 mampu menahan tuan rumah dengan skor 0-0, tahun lalu Steven Gerrard cs kalah 0-1, meski di dua kesempatan tersebut Liverpool akhirnya lolos ke final karena unggul agregat dan adu penalti. Pertemuan keduanya di fase grup musim 2005/2006 juga berakhir tanpa pemenang, skor 0-0.

Bahkan di turnamen yang disebut sebagai kelas tiga di Inggris pun Chelsea sulit dikalahkan di kandang. Pada 19 Desember 2007 lalu, dua gol dari Frank Lampard dan Andriy Shevchenko memupus harapan Liverpool untuk melanjutkan kiprahnya di Piala Carling.

Dengan kondisi seperti ini peluang Chelsea untuk menorehkan sejarah dengan lolos ke final Liga Champions untuk kali pertama jelas terbuka lebar. Dengan skor 1-1 di leg pertama, "Si Biru" cuma butuh bermain tanpa gol di kandang sendiri.

"(Hasil) 1-1 selalu menguntungkan, tapi pertandingannya akan sulit pekan depan. Itu memberi kami keuntungan di leg kedua. Saya harap gol tersebut (Riise) akan menjadi gol paling penting di kompetisi ini," ungkap Avram Grant usai pertandingan seperti diberitakan Yahoosport. (din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads